Senin, 19 September 2011

UIN SUSKA : MENUJU KAMPUS ISLAMI MADANI ( 41 Tahun Kampus UIN Suska Berdiri )


Oleh : Muhammad Mukhlis

Tidak ada manusia yang tidak merindukan ketentraman, kedamaian dan kebahagiaan. Semua kita ingin segera mengapainya, walaupun itu ada di depan kita. Namun tidak semudah itu mendapatkannya. Tidak hanya manusia atau individu yang mendambakan hal tersebut, tetapi suatu kelompok atau wadah juga mempunyai tujuan dan impian yang sama. Membawa perubahan yang lebih maju merupakan cita-cita bersama bangsa dan negara ini. Melalui salah lembaga pendidikan tinggi yang ada di Indonesia, terus berubah untuk maju. Sebagai motto dari kampus Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau. 
Kampus ini kita kenal dahulu adalah Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Sultan Syarif Qasim Pekanbaru didirikan pada tanggal 19 September 1970 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia No. 194 Tahun 1970 yang diresmikan oleh Menteri Agama RI K.H.Ahmad Dahlan berupa penandatanganan piagam dan pelantikan Rektor yang pertama, Prof. H. Ilyas Muhammad Ali. Dinamika kampus terus berjalan, untuk mengembangkan kampus ini berbagai upaya dilakukan. Dikembangkanlah status pendidikan dari Institut Agama Islam Negeri ( IAIN ) Sultan Syarif Qasim Pekanbaru yang secara resmi dikukuhkan berdasarkan peraturan Presiden RI nomor 2 Tahun 2005 tanggal 4 Januari 2005 tentang perubahan IAIN Suska pekanbaru Universitas Islam Negeri Sultan Syarif  Kasim ( UIN SUSKA ) Riau dan diresmikan pada tanggal 9 Februari 2005 oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.
Civitas akademika Universitas Islam Negeri Sultan Syaruf Kasim Riau sudah berazam untuk mengembangkan lembaga pendidikan ini menjadi perguruan tinggi islam terkemuka di Asia Tenggara. Visi UIN Suska Riau yaitu : ” Mewujudkan Universitas Islam Negeri sebagai lembaga pendidikan tinggi utama yang mengembangkan ajaran Islam, ilmu pengetahuan, teknologi dan seni secara integral di kawasan Asia Tenggara Tahun 2013 ”. Upaya mewujudkan visi UIN Suska menjadi sangat strategis karena terletak di ibukota provinsi Riau, juga didukung oleh kondisi geografis Riau yang terletak sangat dekat dengan beberapa Negara ASEAN sebagian penduduknya beragama islam, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina dan Brunei Darussalam. Posisi ini telah menarik perhatian warga Negara tersebut untuk melanjutkan pendidikannya ke UIN Sultan Syarif Kasim Riau ini. Dapat dilihat dari kecenderungan jumlah mahasiswa luar negeri yang semakin bertambah setiap tahun.
Kampus ini telah berusia 41 tahun, bukan usia muda lagi. Rencana pengembangan Universitas Islam Negeri Sultan Syaruf Kasim Riau Menuju ” World Class University ” Universitas kelas Dunia, ini merupakan terobosan baru dan diharapkan dapat menjadi impian kita bersama dengan tekad yang kuat untuk mengwujudkannya. Hal ini telah dimulai dari perubahan IAIN menjadi UIN. Pembangunan dan pengembangan UIN Suska Riau dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan hampir di semua bidang.
Saat ini UIN Suska telah memiliki 17 gedung dari 34 gedung yang direncanakan dalam master plan Universitas Islam Negeri Sultan Syaruf Kasim Riau.  Implemantasi dari Master Plan dimulai dengan dukungan dana baik yang bersumber dari The Government of Indonesia (GOI), yaitu APBN/APBDdan secara Internasional dari bantuan Islamic Development Bank (IDB). UIN Suska Riau memiliki 8 fakultas, yaitu : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, Fakultas Ushuluddin, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, Fakultas Ekonomi dan Ilmu Sosial, dan Fakultas Pertanian dan Peternakan. Gedung rektorat dengan lima lantai yang mewah, Puskom yang canggih, pustaka yang besar dengan jumlah buku lebih 100.000 exsemplar, labor-labor yang lengkap, Pusat kegiatan mahasiswa ( PKM ) yang menampung lebih 8000 orang, di tambah lagi dengan Islamic Center yang telah siap digunakan, di gerbang masuk telah di sambut dengan taman yang indah bersimbolkan tulisan IQRA’, dan banyak lagi bangun lain yang sedang dalam proses pembangunan seperti Masjid Kampus yang sedang dalam pembangunan tiga lantai sebagai masjid kampus yang terbesar di Indonesia.
Dengan beberapa alasan tersebut, Perjalanan kampus dengan berbagai macam usaha, rintangan dan cobaan senantiasa menemani segala langkah perjuangan ini. Universitas Islam Negeri Sultan Syaruf Kasim Riau selayaknya dikembangkan menjadi pusat kecemerlangan (center of excellence) umat islam di Asia Tenggara yang diharapkan mampu menghasilkan SDM Muslim berkualitas yang dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja pada pasar global yang semakin kompetitif dan sekaligus dapat mengaktualisasikan nilai-nilai islami dalam lingkungan kerjanya dan masyarakat internasional.
Untuk mewujudkan cita-cita ini haruslah dimulai dari pribadi-pribadi muslim yang tangguh. Dikalangan civitas akademika UIN Suska tidak asing terdengar lagi bahwa UIN Suska adalah kampus islami madani. Memang kampus ini adalah islam, tetapi apakah telah madani. Kampus islami madani apakah hanya identik dengan simbol-simbol islami, pakaian islam, banyaknya buku-buku islami, gedung-gedung khas islami, juga Muslim telah menjalankan ibadah dengan baik, bukan hanya sekedar hal tersebut, tetapi lebih mendalam dari itu.
Kampus Islami Madani adalah kampus impian kita bersama. Dimana lingkungannya yang penuh dengan nilai islam didalamnya, ketika islam bisa diterima oleh semua orang. Islam telah menjadi sistem sosial dari kehidupan kampus seperti sistem keuangan yang bersifat islami. Adanya pembudayaan nilai-nilai islam kepada seluruh civitas akademika, ketika semua mahasiswa memaknai menuntut ilmu secara syamil. Kampus madani bukan berarti kita mendoktrin Islam secara paksa, adanya sebuah kebutuhan dan keinginan dari para civitas untuk mengenal Islam dengan kesadaran diri. Pada akhirnya bila islam kita yakini yang terbaik, Islam dapat menjadi pemersatu dari semua pemikiran yang ada. Para da’inya dapat menjadi teladan dan panutan dalam kepemimpinan islam di kampus.
Sebenarnya di kampus UIN Suska sejak awal berdiri telah mensyiarkan ini. Saat ini dapat kita lihat salah satunya dengan berdirinya Ma’had Al-Jami’ah UIN Suska Riau. Sebuah lembaga di lingkup Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau yang dibentuk dalam rangka mempersiapkan mahasiswa yang memiliki nilai integritas ilmu, amal dan akhlak yang berkualitas dan memiliki nilai strategis yang dibutuhkan masyarakat. Ma’had Al-Jami’ah sebagai pengelola Mahasiswa UIN yang tinggal di Asrama UIN Suska, dengan suatu ilmiah religius, yang menyiapkan mereka menjadi dai’ dan panutan di kampus ini. Nuansa ilmiah yang diperoleh dari kajian-kajian yang diadakan pada setiap malam dan subuhnya, nuansa akademik yang dirasaka ketika belajar bersama-sama dengan teman-teman dari berbagai fakultas, hafalan dan kegiatan pengembangan bahasa, minat dan bakat mahasiswa.
Banyak program-program lain yang terus dikembangkan dikampus ini guna kemajuan kampus, SDM mahasiswa. Kampus islami madani yang di dambakan, tidak akan terwujud jika ini hanya di ucapkan saja. Harus ada sinergi dan keinginan kita bersama untuk mengwujudkannya yang di mulai dari pribadi masing-masing. Mahasiswa komponen yang tak bisa di lepaskan dari maju atau mundurnya kampus, bahkan bangsa ini. Peran semua civitas akademika kampus UIN Suska sangat di nantikan, agar lembaga ini menjadi dambaan semua orang. Bagaimana peradaban di kampus UIN Suska Riau yang melahirkan generasi yang berkepribadiaan dengan intelektual nantinya membawa peradaban bangsa ini. Yakinlah saudara ku, keberadaan kampus islami madani adalah salah satu langkah untuk mewujudkan Indonesia yang madani.

* Wakil Presiden Mahasiswa
Badan Eksekutif Mahasiswa ( BEM ) UIN Suska Riau
Asal Kec. Kubu-Kab. Rokan Hilir